Perpustakaan ITB

Judul Penulis / Pembimbing TA Tahun Penerbit Perpustakaan

Perancangan Kawasan Industri Perikanan Karangantu, Banten Dengan Konsep Blue Green Infrastructure


Nomor Panggil PWK

TA/2025/3156 RUM

Penulis

RUMAISA, Hana

Penerbit

Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK ITB

Tahun Terbit

2025

Ketersediaan

NoNomor IndukKembaliKoleksi
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukTanggal
NoNomor IndukLokasiKoleksi
1 4154003156 TA PWK Labtex IX A Lt.3 JBPTITBSAPPK
No AntrianTanggal ReservasiUser

Detil

Kolasi : ix, 141 hlm.; 30 cm
Materi Koleksi : Tugas Akhir Skripsi-ITB
Bahasa : Indonesia
Subjek : Haryo Winarso, Ir., M.Eng., Ph.D., Prof
Kata Kunci : Perancangan kawasan industri perikanan, pelabuhan perikanan Karangantu, blue green infrastructure
Keterangan : Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu di Kecamatan Kasemen, Banten, memiliki potensi strategis sebagai pusat kegiatan perikanan dan ekonomi maritim di wilayah pesisir utara Kota Serang. Kawasan ini didukung oleh posisi geografis yang menguntungkan, dikelilingi Teluk Banten, Sungai Cibanten, lahan mangrove, dan tambak, serta memiliki fasilitas pelabuhan yang menunjang aktivitas perikanan tangkap. Namun, PPN Karangantu menghadapi berbagai permasalahan, seperti sedimentasi alur pelayaran, keterbatasan infrastruktur, sirkulasi transportasi yang kurang memadai, drainase yang tidak berfungsi, serta kurangnya fasilitas Unit Pengolahan Ikan (UPI) modern. Selain itu, tata guna lahan yang belum optimal menyebabkan genangan air dan limbah perikanan yang mencemari lingkungan. Permasalahan ini diperparah dengan kurangnya integrasi antara komunitas nelayan dan koperasi dalam tata kelola kawasan. Sebagai solusi, konsep Blue Green Infrastructure (BGI) diusulkan dalam perancangan ulang kawasan PPN Karangantu. Pendekatan BGI menekankan integrasi elemen air dan vegetasi untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan iklim, serta mendukung kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Lima prinsip utama BGI yang diterapkan meliputi keberlanjutan, integrasi zona fungsional, adaptabilitas, kolaborasi dengan masyarakat lokal, serta keamanan dan kenyamanan pengguna. Rancangan meliputi pengembangan fasilitas pelabuhan, revitalisasi hutan mangrove, sistem drainase berbasis bioswale, penggunaan energi terbarukan, serta pengelolaan limbah organik. Selain itu, pengembangan jalur sirkulasi internal, area parkir hijau, dan sistem navigasi terpadu diintegrasikan untuk mendukung aktivitas bisnis, rekreasi, dan ekowisata. Dengan demikian, perancangan ulang PPN Karangantu diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi kawasan, mendukung ketahanan pangan, serta menciptakan lingkungan pelabuhan yang fungsional, ramah lingkungan, dan berdaya saing
URL : https://digilib.itb.ac.id/gdl/view_data/perancangan-kawasan-industri-perikanan-karangantu-banten-dengan-konsep-blue-green-infrastructure/15419092?rows=1&per_page=2